By :Abi Faqoya(pawewet)
Dalam hidup ini sering kita dibenturkan pada kondisi yang tidak sesuai dengan nilai agama kita, dalam pekerjaan kita misalnya adanya peluang untuk berlaku curang, kolusi, atau korupsi, jika pedagang kesempatan untuk curang, mengurangi timbangan, atau mengurangi mutu barang jualan, jika kita memegang jabatan ujian kesempatn untuk kolusi, korupsi, atau menyalah gunakan jabatan, kita sering dibenturkan pada kondisi tetap berpegang pada aturan Allah SWT atau menarik keuntungan dari kemempatan itu.
dilain sisi sering pula kita dihadapi pada persoalan yang berat, terasa menghimpit, sehingga dalam menghadapinya kita mengedepankan emosi, kecewa, prustasi, bahkan tak puas dengan ketetapan Allah pada kita sehingga jalan pintas kita lakukan asal keuntungan berpindah kepada kita Astaghfirullah..
Sebenarnya perasaan-perasaan tersebut tidak perlu terjadi, jika kita faham, dan selalu berpegang kepada pemahaman yang benar akan kehidupan ini, sesuai dengan yang diinformasikan oleh "Sang Pemberi Hidup". Dalam kitabnya Allah SWT menginformasikan apa sebenarnya hakekat kehidupan ini, "(Dialah Allah) yang menciptakan kematian dan kehidupan ini, untuk menguji kalian, siapakah diantara kalian yang paling baik amalnya, dan dia maha perkasa, maha pengampun" (QS 67:2),
ya jadi wajar jika dalam kehidupan ini, kita selalu diberikan berbagai ujian, dari Allah SWT, karena itulah hakekat hidup ini, yang terpenting adalah bagaimana kita mensikapinya, dan selalu mengisi hidup ini dengan amal yang banyak dan baik.
Berkenan dengan sikap terhadap segala problema, permasalahan kehidupan ini, Allah SWT sebenarnya telah memberikan tips bagaimana kita menghadapinya. dalam Alquran Surat Albaqarah ayat 153" wahai orang-orang yang beriman mohonlah pertolongan kepada Allah SWT, dengan sabar dan shalat, sungguh Allah SWT beserta orang-orang yang sabar".
Dalam ayat ini Allah memberikan tips kepada kita orang-orang yang beriman bagaimana cara mensikapi ujian Allah itu. ada dua kata kunci yaitu: sabar, dan shalat.
1. Sabar
sabar adalah sebuah kata yang mewakili, makna yang luas yaitu kesungguhan melakukan usaha demi pencapaian keberhasilan, dan penyerahan kepasrahan akan hasilnya, jadi kata sabar bukan mewakili makna yang sempit hanya menunggu tanpa tahu juntrungannya dan tanpa berusaha apapun.
sebab pemahaman yang benar akan sebuah usaha adalah melakukan perannya sesuai dengan kondisi yang seharusnya dilakukan, jika ingin lulus ujian maka seorang pelajar harus belajar, jika ingin menghidupi anak dan istri maka seorang ayah harus bekerja, nah pemahaman bahwa sudah ditakdirkan seorang pelajar harus belajar, atau seorang ayah harus bekerja inilah yang disebut dengan taqdir syar'i, sebab jika ditinggalkan maka ia akan berdosa dan jika dilaksanakan ia akan mendapat pahala. nah disinilah letak kesabaran manakala ia telah menunaikan taqdir syar'inya maka ia menyerahkan hasilnya kepada Alllah SWT. sebab berhasil atau tidak berhasil akan usahanya adalah hak prerogatif Allah SWT, dan dia telah mengantongi satu hasil yaitu pahala dari Allah SWT. setelah dia berusaha dengan keras maka yang diperlukan sekarang adalah kesabaran dalam menanti taqdir Allah berikutnya yaitu QodarNYA.
seseorang yang melakukan sebuah usaha jika berlandaskan pada pehaman bahwa usaha itu adalah tugas yang harus diebannya dan jika dilakukan ia mendapat pahala niscaya dalam melakukan usaha itu, akan berlandaskan cara-cara yang syar'i, amanah dan profesional, karena keyakinan bahwa jika dia melakukan usahanya dengan cara kotor akan mengugurkan nilai pahala yang akan ia dapatkan, jika ia pedagang akan berdagang dengan baik, tidak curang, mengurangi timbangan, dan menipu, jika ia pejabat maka ia akan amanah dalam jabatannya,tidak kolusi, manipulasi, atau korupsi.
kesabaran selain sabar menunggu hasil yang akan terjadi, kesabaran berikutnya adalah sabar jika hasilnya tidak sesuai dengan kehendak kita, karena Allah SWT memiliki taqdir yang lain yang sering disebut Qadar. jika memang pelajar tadi taqdirnya tidak lulus maka ia tidak akan lulus ujian, jika memang si ayah tadi taqdirnya dapat uang limaratus ribu rupiah maka ia akan mendapat uang lima ratus ribu rupiah, ini adalah hakekat kesabaran, dan ini tumbuh jika ada keyakinan bahwa Allahlah yang mengatur segalanya, Allahlah yang telah memberikan qadar untuknya. dia sudah berusaha, hasilnya terserah Allah SWT dan jika dia gagal sebenarnya dia telah mengantongi satu hasil yaitu pahala, dan jika ia berhasil ia mengantongi dua hasil yaitu keberhasilan usahanya dan pahala, sungguh suatu pemahaman yang luhur.hal inilah yang membedakan dengan pemahaman-pamahaman lain.
Belakangan ini banyak orang yang stres karena tidak meyakini hal ini, atau sebenarnya tahu tetapi tidak meyakini. sehingga jika menemui kegagalan, disikapi dengan mengedepankan emosional, kecewa, prustasi, bahkan mengumpat pada kehendak Allah SWT Astaghfirullan nuzubilaahimindzalik. sehingga banyak kita temui orang stres, menderita depresi, bahkan hingga depresi tingkat tinggi berupa gangguan jiwa.
padahal Allah SWT berkata dalam kitabnya Alquran, "dan pasti Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan, dan kabarkanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. "yaitu orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata"innalilaahi wa innnailaihi rajiun".(sesungguhnya kami milik Allah dan akan kembali kepada Allah". "mereka itulah yang akan memperoleh ampunan, dan rahmat dari tuhannya dan merekalah yang mendapat petunjuk (QS 2:155-157)
orang-orang yang bersabar memiliki keyakinan kuat bahwa semua permasalahan, atau kebahagiaan bersumber dari Allah SWT,
2. Sholat
dalam ayat diatas (QS 2:153) sahalat adalah penolong orang-orang beriman, karena sholat berisikan pemujian dan permohonan, doa, yang terangkai indah, jadi jika mau sukses tipsnya adala berjuanglah, bersabarlah dan berdoalah,
maka benar lirik lagu yang ditulis oleh sang legendaris raja dangdut Rhoma Irama,dala lagunya perjuangan dan doa, "berjuang sekuat tenaga, tetapi jangan lupa perjuangan harus pula disertai doa".
sebab kepada siempunya hidup ini kita meminta, kepada sipembuat hidup ini, dan pembuat ujian-ujian ini kita memohon. dan janji Allah SWT akan mengabulkan doa hambaNYA. pintalah hanya padaNYA, memohonlah hanya padaNYA. dan hasilnya kita serahkan kembali kepadaNYA.
Jadi kesimpulannya adalah jika mau sukses tipsnya adalah berjuanglah, bersabarlah dan berdoalah, jangan tinggalkan shalat.
Minggu, 14 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
akan aku kerjakan tipsnya makasih :)
BalasHapusTerimakasih tipsnya. Bermanfaat...
BalasHapusAq Coba,,
tkhs, comentnya tulisan yang berantakan karena baru coba-coba menulis, doakan semoga smakin baik...
BalasHapus"Jadikan sabar dan shalat sebagai penolong mu"... mantap kang, sudah seharusnya firman Allah yg menjadi pemandu jalan hidup manusia. Terimakasih.
BalasHapusinformasi yang benar2 harus sangat di terapkan,,, trims infonya mas,,,,,
BalasHapusilmu yang sangat bermanfaat, terimakasih telah berbagi ! ^_^
BalasHapusartikel yang menyejukkan. Trims kawan, bahan instrospeksi ada di sini.
BalasHapusTerimakasih banyak buat tips nya...
BalasHapusSangat menolong... :)
apa kabar sobat sudah lama aku kehilangan jejak neh....salam hangat selalu dariku
BalasHapussalam kenal aja neh wah blog yang bagus,,,,,
BalasHapussaya orang yang baru buat blog neh..dan tentunya sangat mengarapkan saran dan kritiknya untuk membangun blog saya lebih baik ke depannya...
jangan lupa berkunjung ya
makasih bngt tipsnya sobat,,,,,wah bermanfaat bngt neh
BalasHapusoh iya sama kawan....hehehe emang sama ya...ajarin donk cara buat kaya di blog ini maklum baru aja belajar
BalasHapus@ wisata purwakarta ,arahkan aja mouse ke trik-tips.blogspot.com aku banyak belajar dari sana,..
BalasHapusWah sangat bagus artikelnya
BalasHapusalhamdulilah...menyejukan hati..di tengah peliknya maalah kehidupan
BalasHapusterimakasih boss... menyejukkan hati
BalasHapus